Beranda » Eskalasi Operasi True Promise 4: Iran Luncurkan Rudal Balistik Berat Khorramshahr-4 ke Tel Aviv

Eskalasi Operasi True Promise 4: Iran Luncurkan Rudal Balistik Berat Khorramshahr-4 ke Tel Aviv

TEHERAN — Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan telah meluncurkan gelombang serangan ke-19 dalam rangkaian “Operasi True Promise 4” pada Kamis (5/3/2026) dini hari. Fokus utama serangan kali ini adalah penggunaan rudal balistik berat jenis Khorramshahr-4 yang diarahkan ke pusat-pusat strategis di wilayah Tel Aviv, Israel.

BACA JUGA : Operasi Penyelamatan di Samudra Hindia: Sri Lanka Evakuasi 32 Pelaut Iran Pasca-Ledakan Kapal Perang

Detail Operasi dan Target Serangan

Dalam pernyataan resminya yang dirilis oleh kantor berita Tasnim, IRGC menyebutkan bahwa operasi dengan sandi “Ya Hassan ibn Ali” tersebut dilakukan tepat pada waktu fajar. Rudal-rudal yang dikerahkan dilaporkan membawa hulu ledak konvensional seberat 1 ton. Adapun target spesifik yang diklaim menjadi sasaran meliputi:

  • Kawasan padat di pusat kota Tel Aviv.
  • Fasilitas vital di Bandara Ben Gurion.
  • Instalasi militer yang disebut sebagai markas Skuadron ke-27 Angkatan Udara Israel.

IRGC mengeklaim serangan rudal strategis yang dikombinasikan dengan unit drone serang ini berhasil menembus sistem pertahanan udara berlapis Israel, serta menciptakan dampak kerusakan yang signifikan di wilayah pendudukan.

Klaim Serangan terhadap Aset Militer Amerika Serikat

Selain menargetkan Israel, pada gelombang ke-18 operasi tersebut, IRGC mengeklaim telah menyerang 20 titik sasaran militer milik Amerika Serikat yang tersebar di Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA), dan Kuwait. Teheran menyatakan bahwa serangan ini merupakan koordinasi multi-arah yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah militer kawasan.

Pihak IRGC juga melontarkan kritik keras terhadap pergerakan pasukan AS di wilayah Teluk. Mereka menuding pasukan Amerika melakukan tindakan pengecut dengan bersembunyi di hotel-hotel negara tuan rumah sembari mengincar infrastruktur sipil Iran. “Aparat intelijen kami terus memantau setiap pergerakan. Para pejuang siap memburu setiap tentara agresor yang terlibat,” tegas pernyataan tersebut.

Respons Israel: Bantahan dan Verifikasi Target

Di sisi lain, militer Israel (IDF) dan media lokal seperti Times of Israel memberikan keterangan yang bertolak belakang. Israel membantah keberadaan “Skuadron ke-27” sebagaimana diklaim oleh Iran. Otoritas Israel menyebut klaim tersebut kemungkinan keliru merujuk pada Pangkalan Udara 27 (Lod Airbase) yang telah ditutup secara permanen sejak tahun 2010.

Laporan dari IDF menyatakan bahwa sebagian besar rudal balistik Iran berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara Arrow dan David’s Sling. Namun, mereka mengonfirmasi bahwa ada satu rudal yang berhasil mendarat di area terbuka di bagian tengah Israel tanpa menimbulkan kerusakan berarti pada infrastruktur militer.

Analisis Teknis: Kapabilitas Rudal Khorramshahr-4

Rudal Khorramshahr-4, yang juga dikenal sebagai Kheibar, merupakan rudal balistik jarak menengah (MRBM) tercanggih dalam arsenal Iran. Berikut adalah spesifikasi teknis yang menjadikannya ancaman strategis:

KarakteristikSpesifikasi Teknis
TipeRudal Balistik Jarak Menengah (MRBM)
PropulsiMesin bahan bakar cair (Propelan Hipergolik)
Jangkauan2.000 km (Mampu menjangkau seluruh wilayah Israel)
Berat Hulu Ledak1,5 hingga 1,8 Ton (Salah satu yang terbesar di kelasnya)
KecepatanMach 16 (Luar atmosfer) / Mach 8 (Re-entry)
Teknologi KendaliManœuvrable Re-entry Vehicle (MaRV) untuk presisi
Akurasi (CEP)10–30 meter

Keunggulan utama Khorramshahr-4 terletak pada kemampuannya membawa muatan hulu ledak yang sangat berat dengan presisi tinggi. Penggunaan teknologi MaRV memungkinkan bagian kepala rudal melakukan manuver tajam saat memasuki atmosfer, sehingga sangat sulit untuk dicegat oleh sistem antirudal konvensional.

Situasi di kawasan kini berada dalam status siaga tertinggi, mengingat Iran mengancam akan terus melanjutkan gelombang serangan jika agresi terhadap kedaulatan mereka tidak segera dihentikan.

madebekel

Kembali ke atas